MODEL SHARIA COMPLIANCE AKAD IJARAH AL-MAUSHUFAH FI AL-DZIMMAH PADA LAYANAN UMRAH: KONSTRUKSI MATRIKS KEPATUHAN BERBASIS FIQH DAN REGULASI

Authors

  • Alan Suud Maadi Universitas Trunodjoyo Madura
  • Taufiqur Rahman Universitas Trunodjoyo Madura

DOI:

https://doi.org/10.32806/jii.v7i1.2555

Keywords:

Ijarah Al-Maushufah Fi Al-Dzimmah; Sharia Compliance; Umrah; Fiqh Muamalah; Matriks.

Abstract

Transaksi layanan umrah secara inden diaplikasikan dengan menggunakan akad Ijarah al-Maushufah fi al-Dzimmah (IMFD). Penelitian ini bertujuan mengonstruksi model sharia compliance akad IMFD pada layanan umrah melalui integrasi prinsip fiqh, Fatwa DSN-MUI No. 101/DSN-MUI/X/2016, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 dan Peraturan Menteri Haji dan Umrah Nomor 4 Tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-normatif dengan metode studi kepustakaan dan konten analisis terhadap literatur fiqh, fatwa, regulasi, serta penelitian mutakhir mengenai penyelenggaraan umrah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan IMFD tidak cukup dinilai dari penggunaan akad secara formal, tetapi harus diuji melalui kejelasan spesifikasi manfaat, keterikatan kewajiban dalam dzimmah, kejelasan ujrah, tata kelola dana jemaah, kesepadanan substitusi layanan, serta mekanisme remedy atas ketidaksesuaian pelayanan. Selain itu juga menawarkan IMFD Sharia Compliance Matrix for Umrah Services sebagai instrumen analitis untuk menilai kepatuhan pada komponen utama layanan umrah. Berdasarkan matriks tersebut, kepatuhan IMFD dikonstruksi dalam tiga lapisan, yaitu contractual compliance, operational compliance, dan regulatory-financial compliance. Temuan ini menegaskan perlunya pergeseran dari formal-contractual compliance menuju substantive sharia compliance, sehingga IMFD tidak hanya menjadi dasar legitimasi transaksi manfaat masa depan, tetapi juga instrumen perlindungan jemaah dan penguatan akuntabilitas penyelenggara umrah.

References

AAOIFI, Shari’ah Standards No. 9: Ijarah and Ijarah Muntahia Bittamleek (Manama: Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Institutions, 2015), 245

Abdul Ghofur, Anshori, (2018). Fikih Muamalah Kontemporer: Konsep, Asas, dan Implementasinya dalam Transaksi Modern. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Abdillah, A., Ahmad, A., Jannah, R., & Anugra, N. (2026). “Safeguarding Pilgrims from Fraud and Organizer Failures: An Islamic Law Analysis of Consumer Protection in Indonesia’s Hajj and Umrah Industry.” Al-Qanun: Jurnal Kajian Sosial dan Hukum Islam, 7(1). Jurnal UINSU

Almurni, M. F., Mukhlas, O. S., & Hakim, A. A. (2024). “The Implementation of al-Ijarah al-Mausufah fi al-Zimmah in Umrah Travel.” Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah, 9(2), 191–204. DOI: 10.24235/jm.v9i2.17534. Kampung Jurnal

Anshori, Abdul Ghofur, (2018). Fikih Muamalah Kontemporer: Konsep, Asas, dan Implementasinya dalam Transaksi Modern. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Asari, Aang, (2018). “Fatwa Dsn-Mui No: 101/Dsn-Mui/X/2016 Tentang Akad Al-Ijā Rah Al-MauṣūFah Fī Al-Ż Immah Dalam Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Positif Indonesia.” Doctoral dissertation, UIN Sunan Kalijaga.

Dewan Syariah Nasional-MUI, (2016). “Fatwa DSN-MUI No. 101/DSN-MUI/X/2016 tentang Akad Ijarah Maushufah fi al-Dzimmah.” Jakarta: DSN-MUI. https://dsnmui.or.id/kategori/fatwa/page/7/.

———(2012). “Fatwa DSN-MUI No. 83/DSN-MUI/VI/2012 tentang Penjualan Langsung Berjenjang Syariah Jasa Perjalanan Umrah.” Jakarta: DSN-MUI. https://dsnmui.or.id/kategori/fatwa/page/9/.

Fuadi, Nasrul Fahmi Zaki, (2019). “Implementasi Akad Ijarah Al-Maushufah Fi Al-Dzimmah Sebagai Alternatif Pembiayaan Di Lembaga Keuangan Syariah Indonesia.” Indonesian Journal of Islamic Literature and Muslim Society 4, no. 2: 211–230.

Hayani, H., Helfi, & Ismail. (2026). “Reconstructing Independent Umrah Pilgrim Protection Post-Law 14/2025: Systemic Maqasid Analysis.” Al-Qanun: Jurnal Kajian Sosial dan Hukum Islam, 7(2). Jurnal UINSU

Ismail, Pane, et al, (2022). Fiqh Mu’amalah Kontemporer. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.

Mestika Zed, (2008). Metodologi Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Lahuri, S., Jamal, M., Zahro', K., & Nugraheni, N. A. (2024). “Multi-Service Ijarah Contract for Umrah Financing: Analysis of Its Compliance with DSN-MUI Fatwa.” Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah, 16(1). DOI: 10.15408/aiq.v16i1.35424. Jurnal UIN Jakarta

Maisura, F., & Achyar, G. (2024). “Rescheduling System in Umrah Travel According to Sharia Economic Law.” JURISTA: Jurnal Hukum dan Keadilan, 8(1), 40–60. DOI: 10.22373/jurista.v8i1.104. Jurista

Mauludiyah, S., & Nurjaman, M. I. (2024). “Menelisik Penerapan Prinsip-Prinsip Syariah terhadap Penjualan Langsung Berjenjang Syariah (PLBS) pada Produk Perjalanan Umrah.” Iqtishad Sharia: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah & Keuangan Islam, 2(1), 1–15. Jurnal Al-Badar

Moh. Syaichoni (2020). “Penerapan Akad Ijarah al-Maushufah fi adz-Dzimmah pada Produk Pembiayaan Paket Umrah dalam Perspektif Hukum Islam.” Jurnal Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi 6, no. 1: 48.

Nasrul, Fahmi Zaki Fuad, (2019). “Implementasi Akad Al-Ijarah Al-Maushufah Fi Al-Dzimmah sebagai alternatif pembiayaan di Lembaga Keuangan Syariah.” Indonesian Journal of Islamic Literature and Muslim Society 4, no. 2: 211–32. https://doi.org/10.22515/islimus.v4i2.1750.

Rosmiati, & Hasan, N. F. (2024). “Implementasi Islamic Service Quality dalam Meningkatkan Keunggulan Kompetitif: Studi Kasus Pelaku Usaha Biro Perjalanan Umroh di Surabaya.” Investama: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 10(2), 195–222. DOI: 10.56997/investama.v10i2.1788. E-Journal IAI Ngawi

Wahbah Al-Zuhayli, Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuh, juz 5 (Damaskus: Dar al-Fikr, 2002), 3841

Wahyudin, Adrian, (2025). “Kedudukan Umrah Dalam Hukum Islam: Kajian Tematik Terhadap Dalil Al-Qur’an Dan Hadis.” EL MAQASHID: Jurnal Syariah dan Studi Islam 1, no. 2: 157–65.

Widjanarko, Irsyad Kurniawan, et al, (2025). “Implementasi Transaksi Digital Dalam Perspektif Fiqh Muamalah.” Media Riset Bisnis Manajemen Akuntansi 1, no. 1: 68–76.

Wulandari, Azizi, et al, (2023). “Paradigma ibadah haji dan umroh ditinjau berdasarkan perspektif hukum Islam dan hukum positif di Indonesia.” Komparatif: Jurnal Perbandingan Hukum Dan Pemikiran Islam 3, no. 2: 171–88.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

Peraturan Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji Khusus dan Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah. Regulasi ini ditetapkan pada 20 November 2025 dan berstatus berlaku.

Downloads

Published

2026-11-05

How to Cite

Suud Maadi, A., & Rahman, T. (2026). MODEL SHARIA COMPLIANCE AKAD IJARAH AL-MAUSHUFAH FI AL-DZIMMAH PADA LAYANAN UMRAH: KONSTRUKSI MATRIKS KEPATUHAN BERBASIS FIQH DAN REGULASI. Jurnal Investasi Islam, 7(1), 1813–1827. https://doi.org/10.32806/jii.v7i1.2555

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.