TEORI KESEIMBANGAN UMUM DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM ANALISIS PEMIKIRAN M. ABDUL MANNAN DAN YUSUF AL-QARADAWI

Authors

  • Siradjuddin Siradjuddin Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Abdul Wahab Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Andhini Putri Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.32806/currency.v5i1.2121

Keywords:

Teori Keseimbangan Umum; Ekonomi Islam; Muhammad Abdul Mannan; Yusuf Al-Qaradawi.

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep teori keseimbangan umum dalam perspektif ekonomi Islam melalui kajian terhadap pemikiran Muhammad Abdul Mannan dan Yusuf Al-Qaradawi. Teori keseimbangan umum dalam ekonomi konvensional menitikberatkan pada efisiensi alokasi sumber daya melalui mekanisme pasar, namun dinilai belum sepenuhnya mampu mewujudkan keadilan distributif dan kesejahteraan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari karya-karya utama Muhammad Abdul Mannan dan Yusuf Al-Qaradawi serta didukung oleh berbagai buku, artikel ilmiah, dan literatur yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis dengan pendekatan deskriptif-komparatif untuk mengidentifikasi persamaan, perbedaan, dan kontribusi pemikiran kedua tokoh terhadap pengembangan teori keseimbangan umum dalam ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep keseimbangan umum dalam perspektif ekonomi Islam tidak hanya berorientasi pada tercapainya keseimbangan antara permintaan dan penawaran, tetapi juga menekankan keadilan distributif, pemerataan pendapatan, etika ekonomi, tanggung jawab sosial, serta pencapaian maslahah sebagai tujuan utama aktivitas ekonomi. Muhammad Abdul Mannan lebih menekankan aspek distribusi kekayaan, peran negara, dan integrasi sektor riil dengan sektor keuangan, sedangkan Yusuf Al-Qaradawi menitikberatkan pada penerapan nilai-nilai moral, etika bisnis, dan maqashid syariah. Integrasi pemikiran kedua tokoh menghasilkan konsep keseimbangan umum yang lebih komprehensif dan relevan sebagai landasan pembangunan sistem ekonomi yang adil, inklusif, dan berkelanjutan.

References

Al-Qaradawi, Y. (1995). Daur al-Qiyam wa al-Akhlaq fi al-Iqtisad al-Islami. Cairo, Egypt: Maktabah Wahbah.

Al-Qaradawi, Y. (1997). Fiqh al-Zakah: A Comparative Study of Zakah, Regulations and Philosophy in the Light of Qur'an and Sunnah. Jeddah, Saudi Arabia: King Abdulaziz University.

Asutay, M., & Yilmaz, I. (2020). Higher ethical objective (Maqasid al-Shari'ah) augmented framework for Islamic banks: Assessing ethical performance and exploring its determinants. Journal of Business Ethics, 170(4), 797–834. https://doi.org/10.1007/s10551-019-04355-7

Chapra, M. U. (1992). Islam and the Economic Challenge. Leicester, England: The Islamic Foundation.

Chapra, M. U. (2000). The Future of Economics: An Islamic Perspective. Leicester, England: The Islamic Foundation.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Danaeefard, H., & Javadi, M. (2023). Islamic strategic management. In A. Farazmand (Ed.), Global Encyclopedia of Public Administration, Public Policy, and Governance. Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-319-31816-5

Ghalib, M., Lutfi, M., Wahab, A., & Febrianti, R. (2025). Teori ekonomi Islam: Konsep, prinsip, dan tantangan implementasi. Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis.

Hassan, M. K., Aliyu, S., & Saiti, B. (2020). A review of Islamic finance research: International impact and maqasid orientation. International Review of Economics & Finance, 69, 389–407. https://doi.org/10.1016/j.iref.2020.05.018

Kahf, M. (1995). Islamic Economics: Principles, Development and Prospects. Jeddah, Saudi Arabia: Islamic Research and Training Institute (IRTI).

Mannan, M. A. (1986). Islamic Economics: Theory and Practice. Cambridge, England: Hodder and Stoughton.

Misanam, M. (2023). General equilibrium model of Islamic macroeconomic framework tracing through zakat, profit share, and producers' maslahah. Jurnal Ekonomi & Keuangan Islam, 9(2), 286–310. https://doi.org/10.20885/jeki.vol9.iss2.art8

Nurlaelawati, E. (2010). Zakat and the concept of ownership in Islam: Yusuf Qaradawi's perspective on Islamic economics. Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies, 48(2), 365–394.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sya'diah, A. N. (2021). Teori keseimbangan umum dalam ekonomi Islam. Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah (AKSY), 3(2), 165–180. https://doi.org/10.15575/aksy.v3i2.14327

Syafitri, M. N., dkk. (2021). Analisis pengelolaan dana zakat sebagai pemberdayaan ekonomi umat. Al-Maqashid: Journal of Economics and Islamic Business.

Syamsuri, S., dkk. (2024). Exploring the potential of zakat: Yusuf Qardhawi's insights for poverty alleviation and economic growth in Indonesia. Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance.

Walras, L. (1954). Elements of Pure Economics (W. Jaffé, Trans.). London, England: George Allen & Unwin. (Original work published 1874)

Downloads

Published

2026-07-02

How to Cite

Siradjuddin, S., Wahab, A., & Putri, A. (2026). TEORI KESEIMBANGAN UMUM DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM ANALISIS PEMIKIRAN M. ABDUL MANNAN DAN YUSUF AL-QARADAWI. Currency (Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah), 5(1), 729–740. https://doi.org/10.32806/currency.v5i1.2121

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.