KHOTMIL QUR'AN SEBAGAI RUANG EDUKASI SPIRITUAL DAN INTERNALISASI NILAI KEAGAMAAN MASYARAKAT DI DESA KLOMPANG BARAT KECAMATAN PAKONG KABUPATEN PAMEKASAN

Authors

  • Mohammad Ruslan IAI Al-Khairat Pamekasan
  • Moh. Samsul Ma’arif IAI Al-Khairat Pamekasan

DOI:

https://doi.org/10.32806/nja.v5i2.2048

Keywords:

pengabdian masyarakat, Khotmil Qur’an, Ruang Edukasi Spiritual, Nilai Keagamaan Masyarakat

Abstract

Perguruan Tinggi yang memiliki peran strategis dalam menjembatani dunia akademik dengan realitas kehidupan sosial. Kegiatan ini bertujuan memberikan kontribusi nyata melalui penerapan ilmu pengetahuan secara praktis, khususnya dalam meningkatkan pemahaman keagamaan yang kontekstual dan membumi. Salah satu bentuk pengabdian tersebut diwujudkan melalui pelestarian dan tradisi Khotmil Qur’an di tengah masyarakat. Tradisi ini tidak hanya merupakan seremoni keagamaan, tetapi juga sarat dengan nilai-nilai edukatif, spiritual, dan kultural yang mampu membentuk karakter religius secara menyeluruh. Melalui pendekatan partisipatif, program ini melibatkan berbagai elemen masyarakat—termasuk tokoh agama, pemuda, serta anggota majelis taklim—untuk bersama-sama membangun lingkungan keagamaan yang inklusif dan transformatif. Fokus kegiatan diarahkan pada integrasi antara pembacaan Al-Qur’an secara rutin dengan pemaknaan kontekstual terhadap isinya. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa tradisi Khotmil Qur’an mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya nilai-nilai Al-Qur’an dalam memperkuat etika sosial, solidaritas komunitas, serta ikatan spiritual antara manusia dan Tuhannya. Temuan ini mengindikasikan bahwa Khotmil Qur’an dapat menjadi media efektif untuk menanamkan ajaran Islam secara kontekstual dan relevan dengan kehidupan modern. Oleh karena itu, pelestariannya layak untuk terus didorong sebagai bagian dari strategi dakwah budaya yang selaras dengan semangat Islam sebagai rahmat bagi semesta alam.

References

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.

Fahrudin, A. (2022). Model dakwah partisipatif dalam pengembangan masyarakat Islam perdesaan. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 5(1), 77–94. https://doi.org/10.25029/jdk.v5i1.4120

Hasan, M. (2018). Tradisi khotmil Qur’an sebagai upaya internalisasi nilai-nilai religius dalam masyarakat pedesaan. Jurnal Ilmu Dakwah, 38(2), 115–130. https://doi.org/10.24014/jid.v38i2.6789

Hidayati, N., & Kurniawan, A. (2021). Penguatan nilai keislaman melalui program pengabdian berbasis living Qur’an di masyarakat. Al-Tadabbur: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, 6(2), 132–147. https://doi.org/10.31332/atdb.v6i2.3554

Muhaimin. (2011). Paradigma pendidikan Islam: Upaya menyelesaikan problematika umat. Kencana.

Nurhalimah, S. (2020). Kajian tafsir Al-Qur’an dalam meningkatkan kesadaran sosial masyarakat Muslim. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 8(1), 45–56. https://doi.org/10.21580/jpai.2020.8.1.4732

Qomar, M. (2010). Manajemen pendidikan Islam: Strategi baru pengelolaan lembaga pendidikan Islam. Erlangga.

Rahmawati, S. (2021). Living Qur’an: Sebuah pendekatan baru dalam studi Al-Qur’an kontemporer. Jurnal Ushuluddin, 29(2), 98–111. https://doi.org/10.24014/jush.v29i2.12653

Salim, A., & Yusran, L. H. (2020). Metode penelitian pengabdian masyarakat: Pendekatan partisipatif dan kolaboratif. Jurnal Abdimas Madani, 1(2), 85–96. https://doi.org/10.24014/abdimadani.v1i2.10234

Subhan, M. (2019). Peran perguruan tinggi dalam meningkatkan literasi keagamaan di komunitas marginal. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 22–30. HTTPS://DOI.ORG/10.20414/JPKM.V4I1.2300

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Ruslan, M., & Ma’arif, M. S. (2026). KHOTMIL QUR’AN SEBAGAI RUANG EDUKASI SPIRITUAL DAN INTERNALISASI NILAI KEAGAMAAN MASYARAKAT DI DESA KLOMPANG BARAT KECAMATAN PAKONG KABUPATEN PAMEKASAN. Ngejha, 5(2), 33–43. https://doi.org/10.32806/nja.v5i2.2048

Issue

Section

Articles