ANALISIS PERILAKU KONSUMTIF DAN FEAR OF MISSING OUT (FOMO) DALAM PENGGUNAAN PAYLATER DITINJAU DARI PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH (STUDI KASUS PADA MAHASISWA GENERASI Z FAKULTAS BISNIS SYARIAH UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI PALEMBANG)

Authors

  • R.A Nabila Allya Salsabilla Program Studi S1 Perbankan Syariah, Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah Indo Global Mandiri Palembang

DOI:

https://doi.org/10.32806/currency.v5i1.2617

Keywords:

Perilaku Konsumtif; Fear of Missing Out (FOMO); Paylater; Generasi Z; Ekonomi Syariah

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perilaku konsumtif dan Fear of Missing Out (FOMO) pada Generasi Z dalam penggunaan paylater, dengan studi kasus mahasiswa Fakultas Bisnis Syariah Universitas Indo Global Mandiri Palembang. Fenomena ini menjadi penting untuk dikaji seiring pesatnya pertumbuhan layanan buy now pay later (BNPL) di Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda sebagai digital native yang memiliki intensitas tinggi dalam mengakses media sosial dan platform e-commerce. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui strategi studi kasus. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap dua belas informan kunci, yaitu mahasiswa aktif yang pernah atau sedang menggunakan layanan paylater, serta dua informan pendukung. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan merujuk pada Teori Hierarki Kebutuhan Abraham Maslow, konsep perilaku konsumtif, dan teori FOMO dari Przybylski et al. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumtif mahasiswa terwujud melalui tiga bentuk utama, yaitu pembelian impulsif (impulsive buying), pemborosan (wasteful buying), dan pembelian tidak rasional (non-rational buying), sementara FOMO tercermin melalui kecemasan tertinggal tren, perbandingan sosial di media sosial, dan tekanan kelompok sebaya. Kedua fenomena tersebut saling berkelindan dan membentuk siklus yang mendorong keputusan mahasiswa menggunakan paylater. Ditinjau dari perspektif ekonomi syariah, penelitian ini menemukan kesenjangan antara pemahaman normatif mahasiswa mengenai larangan riba, israf, dan tabzir dengan praktik konsumsi yang sesungguhnya, di mana sebagian besar informan menyadari potensi unsur riba pada skema paylater konvensional namun tetap menggunakannya karena dorongan FOMO dan kemudahan akses.

References

Ah Fook, L., & McNeill, L. (2020). Click to buy: The impact of retail credit on over-consumption in the online environment. Sustainability, 12(18), 7322. https://doi.org/10.3390/su12187322

Ahmad Fauzan. (2023). Penggunaan paylater pada mahasiswa: Studi kasus pengaruh media sosial dan lingkungan pertemanan. Jurnal Ekonomi dan Perilaku Konsumen, 4(2), 55–66.

Anggraini, A., Wardhani, A., & Farhani, N. H. (2026). Integrating financial literacy into Gen Z's Paylater consumption and financial well-being: A conceptual paper. International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR), 10(2). https://doi.org/10.29040/ijebar.v10i2.19925

Ayu Rahmawati, & Dwi Santoso. (2022). Pengaruh perilaku konsumtif terhadap penggunaan paylater pada mahasiswa. Jurnal Manajemen dan Keuangan Digital, 3(1), 40–52.

Bagus Prasetyo, & Rina Kurniawati. (2022). Pengaruh gaya hidup dan literasi keuangan terhadap perilaku konsumtif Generasi Z. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Kontemporer, 5(3), 101–113.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.

Devi Anggraini. (2023). Fear of missing out (FOMO) sebagai mediator konformitas teman sebaya dan penggunaan paylater. Jurnal Psikologi dan Perilaku Konsumen, 6(1), 21–33.

Kotler, P., Keller, K. L., & Chernev, A. (2021). Marketing management (16th ed.). Pearson.

Kumar, A., Salo, J., & Bezawada, R. (2024). The effects of buy now, pay later (BNPL) on customers’ online purchase behavior. Journal of Retailing, 100(4), 602–617. https://doi.org/10.1016/j.jretai.2024.09.004

Lina, & Rosyid, H. F. (1997). Perilaku konsumtif berdasarkan locus of control pada remaja putri. Jurnal Psikologika, 4, 5–13.

Maslow, A. H. (1943). A theory of human motivation. Psychological Review, 50(4), 370–396.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Muhammad Fikri Alamsyah. (2023). Pengaruh fear of missing out (FOMO) terhadap perilaku impulsive buying Generasi Z pengguna e-commerce. Jurnal Ekonomi Digital dan Perilaku Konsumen, 5(2), 77–89.

Novita, N., Christin, L., & Rowena, J. (2026). Buy-Now-Pay-Later (BNPL) dan perilaku konsumtif generasi muda di Indonesia. Value: Jurnal Manajemen dan Akuntansi, 21(2), 631–654. https://doi.org/10.32534/jv.v21i2.8643

Nur Aisyah. (2024). Pengalaman pengguna paylater: Pendekatan fenomenologi pada kebutuhan pengakuan sosial. Jurnal Fenomenologi Ekonomi dan Bisnis, 2(1), 15–27.

Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang layanan pembiayaan berbasis teknologi informasi. Otoritas Jasa Keuangan.

Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2023–2024. Otoritas Jasa Keuangan.

Otoritas Jasa Keuangan. (2025). Statistik piutang pembiayaan paylater di Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan.

Populix. (2024). Laporan tren penggunaan layanan paylater di kalangan generasi muda Indonesia. Populix.

Przybylski, A. K., Murayama, K., DeHaan, C. R., & Gladwell, V. (2013). Motivational, emotional, and behavioral correlates of fear of missing out. Computers in Human Behavior, 29(4), 1841–1848.

Przybylski, A. K., Murayama, K., DeHaan, C. R., & Gladwell, V. (2013). Motivational, emotional, and behavioral correlates of fear of missing out. Computers in Human Behavior, 29(4), 1841–1848. https://doi.org/10.1016/j.chb.2013.02.014

Retnaningrum, D. A., Suryani, N., & Ratih, S. D. (2026). The influence of FOMO (Fear of Missing Out) and lifestyle on impulsive buying: A case study of Gen Z TikTok Shop users in Kramat Jati District, East Jakarta. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 2(1). https://doi.org/10.37012/jeb.v2i1.3948

Rina Wulandari. (2023). Perilaku mahasiswa dalam menggunakan layanan paylater di era digital. Jurnal Ekonomi dan Gaya Hidup Digital, 4(2), 88–99.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2022). Organizational behavior (18th ed.). Pearson.

Siti Nur Halimah. (2021). Penggunaan paylater ditinjau dari perspektif ekonomi syariah. Jurnal Ekonomi Syariah dan Muamalah, 3(1), 10–22.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sumartono. (2002). Terperangkap dalam iklan: Meneropong imbas pesan iklan televisi. Alfabeta.

Tatiana, A. V., Wijaya, C. E., Adegea, D., Faizzah, D. A. N., Hakim, W., & Suhartanto, E. (2025). Factors influencing impulsive buying of Paylater user in Generation Z in Indonesia. PERWIRA: Jurnal Pendidikan Kewirausahaan Indonesia, 8(2), 99–110. https://doi.org/10.21632/perwira.8.2.99-108

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Sage Publications.

Yusuf Maulana, & Nabila Zahra. (2024). Perilaku konsumtif dan penggunaan Buy Now Pay Later pada mahasiswa ekonomi Islam. Jurnal Ekonomi Islam dan Keuangan Digital, 6(1), 33–45.

Downloads

Published

2026-10-28

How to Cite

Nabila Allya Salsabilla, R. (2026). ANALISIS PERILAKU KONSUMTIF DAN FEAR OF MISSING OUT (FOMO) DALAM PENGGUNAAN PAYLATER DITINJAU DARI PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH (STUDI KASUS PADA MAHASISWA GENERASI Z FAKULTAS BISNIS SYARIAH UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI PALEMBANG). Currency (Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah) , 5(1), 1687–1701. https://doi.org/10.32806/currency.v5i1.2617

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.