Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer
Articles
Published: 29-01-2023

CERITA RAKYAT SEGENTANG DAN SEGELENG SEBAGAI UPAYA PEMBINAAN AKHLAK BERBASIS NILAI KEARIFAN LOKAL

Pascasarjana IAIN Pontianak, Indonesia
Translators
Pascasarjana IAIN Pontianak, Indonesia
Pascasarjana IAIN Pontianak, Indonesia
Cerita rakyat, pembinaan akhlak, nilai kearifan lokal

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan cerita rakyat “Segentang dan Segeleng” sebagai upaya pembinaan akhlak berbasis nilai kearifan lokal. Kajian ini merupakan kajian deskriptif kualitatif dengan objek penelitian nilai-nilai kearifan lokal cerita rakyat yang ada di kabupaten Melawi Desa Tanjung Lay. Metode penelitian dengan mempergunakan deskriptif kualitatif yakni menguraikan, memaparkan, dan mendeskripsikan pendidikan karakter yang terdapat dalam cerita rakyat “Segentang dan Segeleng” yang ada di masyarakat Melawi provinsi Kalimantan Barat. Sumber data dalam bentuk cerita rakyat “Segentang dan Segeleng” yang diperoleh dari informan. Teknik analisis data pada penelitian ini dilakukan menggunakan model mengalir, yakni (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, dan (4) penarikan simpulan. Wujud upaya pembinaan akhlak berbasis nilai kearifan lokal dalam cerita rakyat yang peneliti kaji yaitu bagaimana Segentang dan Segeleng bersikap kepada kedua orang tuanya setelah apa yang telah terjadi. Sebagai seorang anak yang lapang dada dalam menyikapi permasalahan dan tidak menghilangkan baktinya.

References

  1. Endraswara, Suwardi. 2008. Metodologi Penelitian Sastra.Yogyakarta: Media Pressindo.
  2. Handbook Ilmu dan Aplikasi Pendidikan : PT. Imperial Bhakti Utama 2007
  3. Salim, Yulius. 2013.Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Jakarta: Widyatamma
  4. Pressindo
  5. Sukmadinata, Nana Syaodih. 2015. Metode Penelitian Pendidikan : Bandung. PT Remaja Rosdakarya
  6. Siswanto, Wahyudi, 2013. Pengantar Teori Sastra. Malang: Aditya Media
  7. Publishing.
  8. Unsriana, Linda “Nilai Kearifan Lokal Dalam Cerita Rakyat Jepang”(Minwa), Jurnal Humaniora, 4, no. 1 (2013): 310-317.
  9. Zulfahnur, dkk. 2007. Teori Sastra. Jakarta: Depdikbud
  10. Warsiman. 2016. Membumikan Pembelajaran Sastra yang humanis. Malang:
  11. Universitas Brawijaya Press (UB Press)

How to Cite

Mahriwati, M., Sukino, S., & Erwin , E. (2023). CERITA RAKYAT SEGENTANG DAN SEGELENG SEBAGAI UPAYA PEMBINAAN AKHLAK BERBASIS NILAI KEARIFAN LOKAL. Jurnal Konseling Pendidikan Islam, 4(1), 209–218. https://doi.org/10.32806/jkpi.v4i1.60