Abstract
This study aims to increase students' acceptance of tradition at SMA Negeri 1 Mejobo Kudus, through group guidance services with cognitive restructuring techniques. Tradition plays an important role in the formation of character, morals, and collective identity, but globalization and modernization have led to a decline in the participation and appreciation of the younger generation towards tradition. This study uses a quantitative approach with a One Group Pre-test Post-test design involving 8 students as a sample selected by stratified random sampling. The results of the Wilcoxon Signed Rank Test show a significant increase in the acceptance score towards tradition from an average of 103.125 (low category) to 184.125 (very high category), with a significance value of 0.012 <0.05. So it can be concluded that group guidance services with cognitive restructuring techniques are effective in changing students' negative mindsets towards tradition to be more positive and rational, thereby increasing students' involvement and appreciation of traditional values.
References
- Arofah, N., Milton, Y., & Mazdatul, I. (2019). Modul konseling kelompok teori cognitive behavior therapy (CBT).
- Beck, A. T. (1976). Cognitive therapy and the emotional disorders. International Universities Press.
- Beck, J. S. (2011). Cognitive behavior therapy: Basics and beyond (2nd ed.). Guilford Press.
- Corey, G. (2013). Theory and practice of group counseling (8th ed.). Cengage Learning.
- Dobson, D., & Dobson, K. S. (2018). Evidence-based practice of cognitive-behavioral therapy. Guilford Press.
- Edmawati, M. D. (2023). Body dysmorphic disorder: Konsep penanganan, konseling kelompok & teknik cognitive restructuring. Nas Media Pustaka.
- Edison, Anuar, A. B., & Pradini, W. (2023). Analisis faktor penyebab stres akademik dengan teknik restrukturisasi kognitif. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 3, 5070–5084. https://j-innovative.org/index.php/Innovative
- Ginting, P. W., Revalino, R., Astuti, P., Jeremi, A., Sitompul, B. U., Nafisa, C., & Defrianti, D. (2024). Pengaruh perubahan sosial terhadap tradisi lisan di Jambi. Jurnal Studi Multidisipliner, 8(12).
- Habib, F. (2022). Kebudayaan dan seni adat Melayu (dialektika Islam budaya lokal dalam perspektif hukum Islam) (studi kasus tradisi jamu laut di wilayah pesisir Kabupaten Langkat). JSL: Journal Smart Law, 1(1). http://jurnal.jsl.or.id/index.php/jsl/index
- Haris, M. (2017). Agama dan keberagamaan: Sebuah klarifikasi untuk empati. Tasamuh: Jurnal Studi Islam, 9(2).
- Jelantik, S. K., & Astraguna, I. W. (2023). Analisa proses komunikasi pariwisata berbasis moderasi beragama di Desa Wisata Sade Lombok Tengah. Paryaṭaka: Jurnal Pariwisata Budaya dan Keagamaan, 2. http://www.disbudpar.ntbprov.go.id
- Maharani Harahap, D., Marga Retta, E., Salsabila Pasaribu, N., Hasoloan Nadeak, O., Firanti Nur, S., & Lubis, F. (n.d.). Peran Dalihan Na Tolu dalam era globalisasi: Tradisi yang memudar atau beradaptasi. JCRD: Journal of Citizen Research and Development.
- Maulidin, S., Nopriyadi, & Nawawi, M. L. (2024). Kearifan lokal dalam tradisi keislaman: Memahami kontribusi budaya Islam di Indonesia. ISEDU: Islamic Education Journal, 2(2), 41–50. https://doi.org/10.59966/isedu.v2i2.1473
- Nasution, M. S. A., Daulay, M. N. H., Susanti, N., & Syam, S. (2015). Ilmu sosial budaya dasar (ed. ke-1). PT RajaGrafindo Persada.
- Prayitno. (1976). Pelayanan bimbingan di sekolah (dasar-dasar dan kemungkinan pelaksanaannya di sekolah-sekolah di Indonesia) (6th ed.). Ghalia Indonesia.
- Prayitno. (2017). Layanan bimbingan dan konseling kelompok. Universitas Negeri Padang Press.
- Purba, A. A., & Harahap, A. C. P. (2024). Efektivitas layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan resiliensi akademik mahasiswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 7(2).
- Salamah, N., Raihan, F. A., Marbun, R. N., Pusparini, A. R. Y., & Dewi, I. O. R. S. (2023). Ketaatan sosial di dalam tradisi Saparan pada masyarakat Desa Kopeng Salatiga. Jurnal Kultur, 2(2), 150–156. http://jurnalilmiah.org/journal/index.php/kultur
- Satriah, L. (2021). Bimbingan dan konseling kelompok (setting masyarakat). Fokusmedia.
- Septiyani, S., Bety, & Hadi, N. (2021). Tradisi Ngidang (kajian perubahan dan pergeseran tradisi Ngidang di masyarakat Kelurahan 30 Ilir Palembang). Tanjak: Jurnal Sejarah dan Peradaban Islam, 1(2).
- Sugiyono. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
- Sukiman. (2015). Pengaruh modernisasi terhadap tradisi pendidikan anak dalam masyarakat suku Gayo. El Harakah, 17(2).
- Syamsurijal, Jati, W. R., & Halimatusa’diah. (2022). Moderasi beragama dalam Islam Nusantara: Menimba dari Wali Songo. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 24(3). https://doi.org/10.55981/jmb.1804
- Wati, S., & Mulyana, A. N. M. (2025). Dampak modernisasi terhadap kepercayaan tradisi Dino Geblak. Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa, 5(1).
- Wihartanty, M., Zamroni, E., & Lestari, I. (2025). Efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik cognitive restructuring untuk meningkatkan toleransi beragama siswa kelas XI-8 SMA N 1 Mejobo Kudus. SHINE: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 5(2), 28–34. https://e-journal.stkippgrisumenep.ac.id/index.php/SHINE/index
- Wilhelmina, M. K. (2020). Pengaruh penggunaan teknik restrukturisasi kognitif dalam bimbingan kelompok terhadap kecemasan belajar siswa SMP. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 83–88.
- Winkel, W. S. (1991). Bimbingan dan konseling di institusi pendidikan. PT Grasindo.