Abstract
This research evaluates the Islamic Education (PAI) curriculum management at SDN 32 Talang Ubi PALI using the CIPP model. A mixed-method approach was employed, combining qualitative and quantitative descriptive data from 175 respondents. Context evaluation (criteria: background, problems, opportunities) scored 16.14%, revealing a vision-practice gap despite management's openness to integrating Islamic values into Kurikulum Merdeka. Input (criteria: teacher competence/readiness) scored 20.21%, revealing digital proficiency but hindered by non-integrated modules, the lack of child protection SOPs, and the absence of a prayer room (mushola). Process (criteria: procedures, methods, supervision) scored 23.99%, indicating inclusive activities though still lecture-dominant, with weak physical documentation and low parental synergy (9.15%). Product (criteria: cognitive, affective, psychomotor) scored 19.99%, noting good learning outcomes, yet character habituation remains inconsistent and lacks independent worship monitoring tools. Overall, curriculum management is categorized as Good (80.33%). Recommendations include building a prayer room, formalizing child protection policies, optimizing gamification, and developing a worship monitoring app to maintain character continuity between school and home.
References
- Adyanto, D. (2017). Manajemen pengembangan kurikulum. Al-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(2), 52–75.
- Afifah, dkk. (2025). Validitas konstruk dalam pengembangan instrumen penelitian pendidikan: Teori dan praktik expert judgement. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 13(1), 22–38.
- Anwar. (2025). Evaluasi kurikulum Pendidikan Agama Islam berbasis performance-based assessment di sekolah dasar. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 10(1), 45–60.
- Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development. Harvard University Press.
- Creswell, J. W. (2024). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.
- Deal, T. E., & Peterson, K. D. (2016). Shaping school culture. Jossey-Bass.
- Epstein, J. L. (2011). School, family, and community partnerships. Westview Press.
- Fathurrahman. (2024). Manajemen sinkronisasi sekolah dan keluarga dalam penguatan karakter religius siswa. Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak, 5(2), 112–128.
- Fauzan, A., & Wibowo, S. (2023a). Evaluasi kurikulum pendidikan agama Islam pada aspek penilaian afektif dan psikomotorik menggunakan model penilaian kualitatif. Jurnal Pendidikan Islam Holistik, 7(1), 1–15.
- Fauzan, A., & Wibowo, S. (2023b). Evaluasi hasil pembelajaran pendidikan agama Islam: Penilaian holistik berbasis kognitif, afektif, dan psikomotorik. Jurnal Penilaian Pendidikan Islam, 11(2), 142–158.
- Hadi, S. (2023). Studi komparatif model evaluasi kurikulum: CIPP, Stake’s countenance, dan goal-free evaluation. Indonesian Journal of Social Science and Education, 1(3), 130–145.
- Hakim, L., Santosa, I., & Nurjanah, L. (2024). Deep learning-based Islamic education transformation: Innovation in Islamic learning in the digital era. International Journal of Islamic Education and Research, 2(1), 121–135.
- Hasan, A., Rosyid, A., & Fauzi, M. A. (2024). Evaluasi pembelajaran pendidikan agama Islam menggunakan model CIPP. Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam, 8(1), 50–65.
- Hidayat, A. K. (2023). Penerapan deep learning dalam pendidikan agama Islam menuntut pergeseran fokus dari penguasaan konten. Jurnal Inovasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam, 4(3), 201–215.
- Hidayat, T. (2023). Evaluasi kurikulum pendidikan agama Islam berbasis model CIPP. Jurnal Pendidikan Islam, 14(2), 120–135.
- Hidayat, T. (2025). Deep learning and the development of citizenship competencies in elementary school education. Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, 6(3), 110–125.
- Hidayat, & Munastiwi, E. (2023). Strategi adaptif manajemen kurikulum PAI dalam merespons tantangan era digital. Jurnal Kurikulum dan Instruksi, 8(3), 201–215.
- Imran, & Yusoff. (2025). Validasi empiris dalam penelitian metode campuran. Jurnal Metodologi Penelitian Kontemporer, 14(1), 55–70.
- Jannah, M., & Zuhdi, H. (2024a). Peran kepala sekolah dalam supervisi akademik kurikulum PAI. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 7(2), 115–130.
- Jannah, M., & Zuhdi, H. (2024b). Kualitas supervisi akademik dalam pengawasan implementasi metode pembelajaran PAI. Jurnal Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 8(1), 50–65.
- Karoso, S. (2024). Teacher development strategies in modern education. Journal of Educational Leadership, 12(1), 45–60.
- Kholis, N., Basri, M., & Taufiq, M. (2024). Evaluasi proses pembelajaran pendidikan agama Islam melalui model CIPP. Al-Ihsan: Jurnal Pendidikan Islam dan Evaluasi, 1(1), 133–145.
- Kholis, N., dkk. (2024). Evaluasi proses implementasi kurikulum PAI. Jurnal Riset Kurikulum Indonesia, 6(3), 210–225.
- Khotimah, K. (2022). Pengelolaan kurikulum sebagai kerangka kerja pendidikan. Jurnal Studi Kurikulum dan Pendidikan, 9(2), 150–165.
- Lestari. (2023). Implementasi digital gamification dalam pembelajaran PAI. Jurnal Teknologi Pendidikan Islam, 12(4), 88–102.
- Lickona, T. (2012). Educating for character. Bantam Books.
- Lutfi, M. F., & Hidayat, A. (2023). Implementasi merdeka belajar pada PAI. Risalah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 9(2), 201–215.
- Mahaswa, I. B. S., Wijaya, M., & Wulandari, S. (2024). Komunikasi persuasif dalam partisipasi orang tua. Jurnal Ilmu Komunikasi, 12(1), 45–58.
- Mubarok, A., & Yusuf, M. (2024). Kurikulum PAI multikultural. Journal Islamic Pedagogia, 2(1), 30–45.
- Nuryani, F., & Huda, A. (2023a). Kesiapan guru PAI dalam pembelajaran abad 21. Jurnal Pendidikan Dasar Abad 21, 1(1), 10–25.
- Nuryani, F., & Huda, A. (2023b). Kesiapan guru dalam pendekatan deep learning. Jurnal Kompetensi Guru PAI, 9(4), 88–103.
- Pratama. (2024). Pendekatan tematik-integratif dalam kurikulum PAI. Jurnal Inovasi Pembelajaran SD, 6(1), 15–29.
- Purnomo, A. (2024). Implementasi project-based learning pada PAI. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(1), 101–115.
- Rahman, A., Putra, D., & Lestari, S. (2023). Deep learning and 6C competencies. Journal of Educational Innovation, 10(1), 55–70.
- Rosadi, A., Setiawan, B., & Cahyo, D. (2023). Keterlibatan orang tua dalam evaluasi pembelajaran. Berajah Journal, 4(1), 1–15.
- Rivai, V., & Mursid, M. (2024). Manajemen sekolah: Teori dan praktik. RajaGrafindo Persada.
- Sari, M., & Ramadhan, F. (2024). Curriculum transformation in Islamic education. Jurnal Pendidikan Nasional, 18(1), 25–40.
- Sari, D. P., & Ramadhan, A. (2024). Prinsip kurikulum merdeka. Jurnal Manajemen Pendidikan, 6(1), 1–15.
- Saputra, A. (2023). Evaluasi kurikulum berbasis karakter. Jurnal Pendidikan Karakter dan Evaluasi, 3(1), 40–55.
- Sholeh. (2023). Manajemen hidden curriculum. Jurnal Administrasi Pendidikan Islam, 9(2), 77–91.
- Siswanto, E., Hidayatullah, M., & Rahmawati, S. (2023). Manajemen kurikulum berbasis pesantren [Tesis tidak dipublikasikan]. UIN Malang.
- Stufflebeam, D. L. (2007). CIPP evaluation model checklist. Western Michigan University.
- Sugiyono. (2017). Metode penelitian kombinasi (mixed methods). Alfabeta.
- Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
- Suryani, D., & Ahmad, R. (2024). Evaluasi kurikulum melalui rapat tahunan. Jurnal Evaluasi Kurikulum dan Pendidikan, 2(1), 25–40.
- Syafrudin, A., & Fauzi, M. (2023). Manajemen kurikulum PAI. Jurnal Manajemen Pendidikan, 12(3), 210–225.
- Syafi’i, I., & Rahman, F. (2025). Manajemen SDM pendidikan Islam. Harmoni Pendidikan, 2(1), 10–25.
- Syamsiar, A., Syahrir, R., & Tiniyyah, S. (2023). Model CIPP dalam evaluasi kurikulum. Jurnal Penelitian Pendidikan, 3(2), 120–135.
- Tiniyyah, S. (2023). Evaluasi kurikulum berbasis multivariasi. Jurnal Metodologi Penelitian Pendidikan, 1(1), 1–18.
- Utami, M. S., & Susilawati, E. (2024). Deep learning and critical thinking. International Journal of Education and Critical Thinking, 2(1), 45–60.
- Wibisono, Y. (2024). Dilema implementasi kurikulum merdeka. Fitrah: Journal of Islamic Education, 4(2), 356–369.
- Zuhri, M. S., Syahrul, R., & Sari, N. K. (2025). Optimalisasi sarana PAI. Harmoni Pendidikan, 2(1), 1–15.
- Zuhri, M. S., dkk. (2025). Sarana dan prasarana pendidikan agama Islam. Jurnal Administrasi Sarana Pendidikan, 7(1), 30–44.