AKAD-AKAD DALAM SISTEM KEUANGAN SYARIAH DAN IMPLEMENTASINYA DI INDONESIA

Authors

  • Iffah Auliaurahman Hw Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Mukhtar Lutfi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Lince Bulutoding Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.32806/currency.v5i1.2185

Keywords:

Akad, Keuangan Syariah, Lembaga Keuangan Syariah, Indonesia.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dasar, jenis-jenis, serta implementasi akad dalam sistem keuangan syariah di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder, meliputi buku, artikel jurnal ilmiah nasional dan internasional, fatwa Dewan Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), regulasi, serta laporan lembaga terkait. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis untuk mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan mensintesis berbagai konsep serta praktik implementasi akad pada lembaga keuangan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akad merupakan fondasi utama yang membedakan sistem keuangan syariah dari sistem keuangan konvensional karena berlandaskan prinsip keadilan, transparansi, kemitraan, serta larangan terhadap riba, gharar, dan maysir. Berbagai akad, seperti murabahah, mudharabah, musyarakah, ijarah, salam, istishna', wadiah, rahn, dan wakalah, telah diimplementasikan dalam produk penghimpunan dana, pembiayaan, investasi, dan jasa keuangan syariah. Meskipun demikian, implementasi akad masih menghadapi beberapa tantangan, antara lain rendahnya literasi keuangan syariah, dominasi penggunaan akad tertentu, keterbatasan inovasi produk, serta perlunya penguatan standardisasi dan kepatuhan syariah (sharia compliance). Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi masyarakat, harmonisasi regulasi, penguatan pengawasan syariah, serta pengembangan produk keuangan yang lebih inovatif agar industri keuangan syariah di Indonesia semakin kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan.

References

Ahmed, H., Mohieldin, M., Verbeek, J., & Aboulmagd, F. (2023). Fintech and Islamic finance: Digital transformation toward sustainable financial inclusion. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 14(6), 905–923.

Alam, M. M., Rahman, M. K., & Hossain, M. S. (2023). Islamic finance and sustainable economic development: A systematic literature review. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 14(8), 1254–1273.

Antonio, M. S. (2001). Bank syariah: Dari teori ke praktik. Gema Insani.

Ascarya. (2023). Akad dan produk bank syariah (Edisi Revisi). Rajawali Pers.

Aysan, A. F., Disli, M., Ng, A., & Ozturk, H. (2022). Islamic banking, risk sharing, and financial stability: Evidence from emerging markets. Pacific-Basin Finance Journal, 74, 101821.

Bank Indonesia. (2024). Laporan perekonomian Indonesia 2024. Bank Indonesia.

Beekun, R. I. (1997). Islamic business ethics. The International Institute of Islamic Thought.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). Sage Publications.

Dewan Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia. (2002). Fatwa DSN-MUI Nomor 26/DSN-MUI/III/2002 tentang Rahn Emas. DSN-MUI.

Dusuki, A. W. (Ed.). (2019). Islamic financial system: Principles and operations (2nd ed.). International Shari'ah Research Academy (ISRA).

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2022). Multivariate data analysis (9th ed.). Cengage Learning.

Hassan, M. K., Rabbani, M. R., & Ali, M. A. M. (2023). Profit-and-loss sharing financing in Islamic banking: Challenges and future directions. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 16(4), 623–641.

Hidayat, S., & Firmansyah, A. (2023). Determinants of Islamic financial inclusion in Indonesia. Journal of Islamic Monetary Economics and Finance, 9(2), 291–314.

IFSB. (2024). Islamic Financial Services Industry Stability Report 2024. Islamic Financial Services Board.

Islamic Financial Services Board. (2024). Islamic Financial Services Industry Stability Report 2024. Kuala Lumpur: IFSB.

Ismail, M., & Nugroho, L. (2024). Digital transformation and innovation in Islamic financial institutions: Evidence from Indonesia. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 17(1), 67–85.

Karim, A. A. (2022). Bank Islam: Analisis fikih dan keuangan (6th ed.). PT RajaGrafindo Persada.

Krippendorff, K. (2019). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). Sage Publications.

Otoritas Jasa Keuangan. (2025). Laporan perkembangan keuangan syariah Indonesia 2025. Otoritas Jasa Keuangan.

Rahman, A., & Hasan, R. (2022). Principles of Islamic finance and sustainable financial system: A contemporary review. Journal of Islamic Finance, 11(2), 45–59.

Rosly, S. A. (2022). Critical issues on Islamic banking and financial markets (2nd ed.). Dinamas Publishing.

Sari, D. P., Pratama, Y. C., & Hadi, M. (2024). The growth of Islamic financial institutions and public trust in Indonesia. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 28(1), 15–29.

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Usmani, M. T. (2021). An introduction to Islamic finance (Revised ed.). Kluwer Law International.

Downloads

Published

2026-07-09

How to Cite

Auliaurahman Hw, I., Lutfi, M., & Bulutoding, L. (2026). AKAD-AKAD DALAM SISTEM KEUANGAN SYARIAH DAN IMPLEMENTASINYA DI INDONESIA. Currency (Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah), 5(1), 999–1008. https://doi.org/10.32806/currency.v5i1.2185

Issue

Section

Articles