ANALISIS TINGKAT KESEHATAN KEUANGAN PT ASURANSI ALLIANZ LIFE SYARIAH INDONESIA BERDASARKAN METODE RISKBASED CAPITAL (RBC) PERIODE 2025

Authors

  • Ulfa Mauliza Universitas Kh. Mukhtar Syafaat, Blokagung Banyuwangi
  • Lely Ana Ferawati Ekaningsih Universitas Kh. Mukhtar Syafaat, Blokagung Banyuwangi

DOI:

https://doi.org/10.32806/currency.v5i1.2493

Keywords:

RiskBased Capital (RBC), Tingkat Solvabilitas, Asuransi Syariah, Allianz Life Syariah, Kesehatan Keuangan, OverCapitalization

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kesehatan keuangan PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia periode 2025 berdasarkan tingkat solvabilitasnya. Kebaruan penelitian terletak pada evaluasi kecukupan modal dan solvabilitas berbasis risiko pada tingkat entitas spesifik di bawah kerangka regulasi terbaru Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 26 dan Nomor 27 Tahun 2025, dengan fokus khusus pada dekomposisi komponen risiko dan identifikasi fenomena overcapitalization. Menggunakan pendekatan deskriptifkuantitatif, data sekunder dari Laporan Keuangan Syariah dan Laporan Pencapaian Tingkat Solvabilitas auditan tahun 2025 dianalisis secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan kondisi keuangan perusahaan yang sangat sehat; rasio RiskBased Capital (RBC) Dana Tabarru' & Tanahud mencapai 255% dan RBC Dana Perusahaan mencapai 2.245%, jauh melampaui batas minimum regulasi OJK sebesar 100% dan target internal 120%. Namun, teridentifikasi indikasi overcapitalization pada Dana Perusahaan yang membuka peluang optimalisasi alokasi modal melalui realokasi investasi produktif. Penelitian ini berimplikasi bagi manajemen untuk meningkatkan efisiensi modal dengan tetap mempertahankan mitigasi risiko yang solid, khususnya pada manajemen risiko asuransi yang mendominasi 82,15% DTMBR.

References

Akhter, W., Pappas, V., & Khan, M. (2024). Maqashid al-Shariah and solvency compliance in takaful undertakings. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 15(4), 512–530.

Aurelia, A. E. D., & Mubarrok, U. S. (2025). Financial performance assessment of PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk using the early warning system (EWS) and risk-based capital (RBC) methods for the 2021–2024 period. Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business, 7(4). https://doi.org/10.24256/kharaj.v7i4.8312

Ayu, S. W. (2023). Analisis solvabilitas berdasarkan risk-based capital pada perusahaan asuransi jiwa syariah di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 9(1), 145–156.

Billah, M. (2023). Applied Islamic reshakening and takaful dynamics. International Journal of Islamic Financial Services, 11(3), 200–215.

Cummins, J. (2023). Capital adequacy and risk management in Islamic insurance. Journal of Risk and Insurance, 90(3), 543–578.

Darojad, M. D. M. (2026). Integrasi RBC dan early warning system (EWS) dalam menjaga ketahanan industri asuransi syariah. Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah, 14(1), 12–28.

Gatzert, N. S. (2022). Supporting enterprise risk management in insurance industry. Journal of Risk and Insurance, 90(1), 101–125.

Ghoni, A. (2024). Akuntabilitas pemisahan dana (surplus underwriting) dan modal kerja pengelola pada asuransi syariah nasional. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Syariah, 8(1), 32–45.

Haerani, S. (2024). Pengaruh risiko underwriting dan fluktuasi hasil investasi terhadap kepercayaan pemegang polis asuransi jiwa. Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis, 11(2), 204–218.

Kozak, S. (2021). Financial solvency and stability of insurance companies. Financial Risk and Financial Management, 14(2), 45–58.

Lembaga Penjamin Simpanan. (2025). Program penjaminan polis: Ketentuan dan prosedur.

Nilasari, P. (2021). Implementasi risk-based capital (RBC) sebagai tolok ukur kesehatan keuangan industri keuangan syariah nasional. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 6(2), 89–102.

Otoritas Jasa Keuangan. (2025a). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 26 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Aset dan Liabilitas Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi.

Otoritas Jasa Keuangan. (2026). Laporan pengawasan industri asuransi syariah 2025.

Sari, D. H. (2024). Manajemen risiko dana tabarru’ dan efeknya terhadap kesehatan keuangan asuransi. Jurnal Asuransi dan Manajemen Risiko, 12(1), 33–47.

Staniyah, L. (2022). Analisis komparatif-regulatif kesehatan keuangan menggunakan pendekatan kuantitatif berdasarkan standar OJK. Jurnal Akuntansi Publik, 5(2), 180–192. https://doi.org/10.31002/jal.v5i2.4310

Suartini, S., & Mahfud, M. (2023). Analisis pengaruh capital buffer dan efisiensi modal terhadap return on equity (ROE) pada perusahaan asuransi syariah. Jurnal Riset Keuangan dan Akuntansi Syariah, 11(2), 88–102.

Tresnawati, R., & Nur’aeni, E. (2022). Tata kelola manajemen risiko underwriting dan efisiensi operasional biaya pada perusahaan asuransi jiwa syariah. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, 4(2), 101–114. https://doi.org/10.21107/jeki.v4i2.8123

Wardani, D. K., & Mardiati, E. (2024). Capital buffer dan prediksi financial distress pada entitas asuransi syariah. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia, 12(3), 145–160.

Downloads

Published

2026-10-28

How to Cite

Mauliza, U., & Ana Ferawati Ekaningsih, L. (2026). ANALISIS TINGKAT KESEHATAN KEUANGAN PT ASURANSI ALLIANZ LIFE SYARIAH INDONESIA BERDASARKAN METODE RISKBASED CAPITAL (RBC) PERIODE 2025. Currency (Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah) , 5(1), 1789–1809. https://doi.org/10.32806/currency.v5i1.2493

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 11 12 13 14 15 16 

You may also start an advanced similarity search for this article.