PENGARUH KERAGAMAN MENU DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP NIAT PEMBELIAN KEMBALI DENGAN KEPUTUSAN PELANGGAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA USAHA KULINER DI KABUPATEN PAMEKASAN

Authors

  • Mafniatur Rohmah Sekolah Tinggi Agama Islam Walisongo Sampang

DOI:

https://doi.org/10.32806/currency.v5i1.2087

Keywords:

Kualitas Pelayanan, Persepsi Harga, Niat Pembelian Kembali, Keputusan Pelanggan, Covid-19.

Abstract

Industri makanan dan minuman di Indonesia mengalami tekanan signifikan akibat pandemi Covid-19, khususnya pada sektor rumah makan yang menghadapi penurunan kunjungan konsumen secara drastis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan persepsi harga terhadap niat pembelian kembali dengan keputusan pelanggan sebagai variabel moderasi pada rumah makan di Kabupaten Pamekasan selama masa Covid-19. Penelitian menggunakan pendekatan explanatory research dengan jenis penelitian kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 200 responden yang merupakan pelanggan empat rumah makan di Kabupaten Pamekasan, yakni Rumah Makan Pattaya, Balai Rejo, Pecel Blitar, dan Resto Maharani, yang dipilih menggunakan teknik sampling insidental. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square (PLS) dengan perangkat lunak SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pelanggan; (2) kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pelanggan dengan nilai pengaruh tertinggi di antara seluruh variabel; (3) niat pembelian kembali berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pelanggan; (4) persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian kembali melalui keputusan pelanggan sebagai variabel mediasi; (5) kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian kembali melalui keputusan pelanggan sebagai variabel mediasi. Model penelitian ini mampu menjelaskan 73,8% variasi niat pembelian kembali dengan nilai goodness of fit sebesar 88,37%. Temuan ini mengimplikasikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan dan penetapan harga yang kompetitif merupakan strategi kunci dalam mempertahankan dan meningkatkan niat pembelian kembali konsumen, khususnya di era new normal pasca pandemi Covid-19.

References

Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi Revisi).

Covid-19 pada restoran cepat saji terhadap kepuasan pelanggan dan niat perilaku beli ulang Burger King di Yogyakarta. Jurnal Ilmu Manajemen, 9(2), 112–125.

Destiani, D. (2018). Pengaruh keberagaman produk terhadap keputusan pembelian konsumen. Universitas Pendidikan Indonesia.

Dryden Press.

Engel, J. F., Blackwell, R. D., & Miniard, P. W. (1995). Consumer behavior (8th ed.).

Ernie, T. S., & Kurniawan, S. (2010). Pengantar manajemen. Kencana Prenada Media Group.

Fan, T. (2015). Strategi pemasaran (Edisi ke-4). Andi Offset.

Ferdinand, A. (2013). Metode penelitian manajemen: Pedoman penelitian untuk penulisan skripsi, tesis, dan disertasi ilmu manajemen (Edisi ke-4). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Fure, H. (2013). Lokasi, keberagaman produk, harga dan kualitas pelayanan pengaruhnya terhadap minat beli pada pasar tradisional Bersehati Calaca. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, 1(3), 273–283.

Ghozali, I., & Latan, H. (2015). Partial least squares: Konsep, teknik dan aplikasi menggunakan program SmartPLS 3.0 (Edisi ke-2). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Griffin, J. (2003). Customer loyalty: Menumbuhkan dan mempertahankan kesetiaan pelanggan (D. K. Yahya, Penerjemah.). Erlangga.

Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2017). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) (2nd ed.). SAGE Publications.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education. Latan, H., & Ghozali, I. (2012). Partial least squares: Konsep, teknik dan aplikasi

Oliver, R. L. (1999). Whence consumer loyalty? Journal of Marketing, 63(4), 33–44. https://doi.org/10.1177/00222429990634s105

Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A multiple-item scale for measuring consumer perceptions of service quality. Journal of Retailing, 64(1), 12–40.

Radio Republik Indonesia. (2021). Konsumsi makanan dan minuman cepat saji meningkat setiap tahun. RRI.

Rineka Cipta.

Santoso, S. (2014). Konsep dasar dan aplikasi SEM dengan AMOS. Elex Media Komputindo.

Sianturi, S. L. (2020). Analisis kepuasan dan loyalitas konsumen Restoran D'Cost Plaza Atrium Senen Jakarta Pusat. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 5(1), 45–58.

SmartPLS 2.0 M3. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Statista. (2021). Fast food consumption frequency in Indonesia 2021. https://www.statista.com

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tjiptono, F. (2014). Pemasaran jasa: Prinsip, penerapan, dan penelitian. Andi Offset. Ummah, S. (2021). Pengaruh kualitas layanan dan kualitas makanan di masa pandemi

Wuensch, K. L. (2014). Using PLS in research: Sample size recommendations. East Carolina University.

Downloads

Published

2026-07-31

How to Cite

Rohmah, M. (2026). PENGARUH KERAGAMAN MENU DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP NIAT PEMBELIAN KEMBALI DENGAN KEPUTUSAN PELANGGAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA USAHA KULINER DI KABUPATEN PAMEKASAN. Currency (Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah), 5(1), 1300–1315. https://doi.org/10.32806/currency.v5i1.2087

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 

You may also start an advanced similarity search for this article.