Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer
Articles
Published: 08-01-2026

OVERVIEW OF THE STUDENTS' LEARNING INTERESTS OF SMA PERTIWI 1 PADANG

Universitas Negeri Padang
Universitas Negeri Padang
Universitas Negeri Padang
Universitas Negeri Padang
Learning Interest, Students, High School

Abstract

stress, and the psychological development of students, if continued, will make the quality of graduates and human resources decrease. The study aims to describe the learning interest in students reviewed from: 1) the affective aspect, 2) the cognition aspect. The research uses a descriptive quantitative method. The number of samples of 230 students of SMA Pertiwi 1 Padang was selected using the stratified random sampling technique. Data collection was carried out through the administration of the student learning interest scale which was compiled based on  the Likert scale model. The data was processed using descriptive analysis. The results of the study showed that the learning interest of students of SMA Pertiwi 1 Padang: in general was in the high category (=106.56), from the aspect of affection (feeling) was in the high category and the aspect of cognition (mind) was in the high category. Based on these results, it can be concluded that Pertiwi 1 Padang High School students have a high interest in learning in the learning process. The implication of BK services in increasing students' interest in learning is by providing various services such as information services, individual counseling guidance services and group counseling guidance.

References

  1. Achmad, F. R., & Pramudiani, P. (2022). Minat belajar siswa pada pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) kelas IV selama pembelajaran daring di Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Cakrawala Pendas, 8(4), 950-960.
  2. Afrilla, R., & Piawi, K. (2024). Faktor–Faktor yang dapat Membangun Minat Belajar Siswa di Era Industri 4.0. Jedchem (Journal Education And Chemistry), 6(2), 62-65.
  3. Agustina, L., Daharnis, D., & Hariko, R. (2019). Peran konselor dalam meningkatkan disiplin siswa: tinjauan berdasarkan persepsi siswa. JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa, 3(1), 15-22.
  4. Amani. (2018). Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Memotivasi Belajar Siswa SMPN 15 Yogyakarta. Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam, 15(1), 20-34.
  5. Anggyanna, R. (2018). Peran Guru Bimbingan Dan Konseling (Bk) Dalam Memotivasi Belajar Siswa Berprestasi Non Akademik Pada Siswa Jurusan Ips (Studi di SMA Negeri 6 Malang). In Central Library Of Maulana Malik Ibrahim. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
  6. Aprijal, A., Alfian, A., & Syarifudin, S. (2020). Pengaruh Minat Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Siswa di Madrasah Ibtidaiyah Darussalam Sungai Salak Kecamatan Tempuling. Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI, 6(1), 76-91.
  7. Ardi, Z., & Hariko, R. (2014). Gambaran Kegiatan Belajar Siswa Sumatera Barat. In Seminar Internasional Bimbingan dan Konseling (Vol. 1, pp. 1-9).
  8. Ardi, Z., Yendi, F. M., & Ifdil, I. (2013). Konseling online: sebuah pendekatan teknologi dalam pelayanan konseling. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 1(1), 1-5.
  9. Daulay, N., Tarigan, N. H. B., Tanjung, A. J., Tanjung, A. F., Halimah, H., & Munte, R. F. (2023). Analisis Permasalahan Turunnya Minat Belajar Peserta Didik di SMPS Al-Washliyah 27 Amplas. SAP (Susunan Artikel Pendidikan), 8(2), 218-226.
  10. Dinas Pendidikan Propinsi Sumatera Barat. (2020). Data Lulusan Perguruan Tinggi 2019-2020. https://disdik.sumbarprov.go.id
  11. Douglass, M, P. (1967). Social Studies (From Theory To Practice In Elemnetary Education) . Philadelphia-New York: J.B. Lippincott Company.
  12. Dwi Siswoyo. Dkk, (2007), Ilmu Pendidikan, Yogyakarta: UNY Press.
  13. Fauziah, A., Rosnaningsih, A., & Azhar, S. (2017). Hubungan Antara Motivasi Belajar dengan Minat Belajar Siswa Kelas IV SDN Poris Gaga 05 Kota Tangerang. JURNAL JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar), 4(1), 48–53.
  14. Fradinata, S. A., & Sukma, D. (2023). Keterampilan Dasar Konselor Dalam Melakukan Konseling Individu. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial, 2(2)
  15. Gladding, S. T. (2012). Counseling: A Comprehensive Profession. New York: Pearson Higher Ed.
  16. Hariko, R., & Aritonang, N. (2017). Konseling Humanistik: Sebuah Tinjauan Filosofi. Jurnal Konseling GUSJIGANG Vol, 3(1).
  17. Hariko, R. (2016). Ilmu bimbingan dan konseling, nilai dan kesejahteraan individu: Studi literatur. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 4(2), 118-123.
  18. Hariko, R. (2017). Landasan Filosofis Keterampilan Komunikasi Konseling. Jurnal Kajian Bimbingan Dan Konseling, 2(1).
  19. Hariko, R. (2018). Are high school students motivated to attend counseling. COUNS-EDU: The International Journal of Counseling and Education, 3(1), 14-21.
  20. Hariko, R. (2024). Landasan filosofis keterampilan komunikasi konseling. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 2(2), 11.
  21. Hasanah, M. U., Rahmawati, I., Budhiretnani, D. A., & Putri, F. K. (2024, February). Penerapan media index card match untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa kelas X-5 di SMAN 1 Ngronggot. In Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, Sains dan Pembelajaran (Vol. 3, No. 1)
  22. Hidi, S. & Renninger, K. A. (2006). The four-phase model of interest development. Educational psychologist, 41(2), 111-127.
  23. Ifdil, I., & Ardi, Z. (2013). Konseling online sebagai salah satu bentuk pelayanan e-konseling. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 1(1), 15-22.
  24. Jannah, N. (2022). Gambaran Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika di SMAN 1 Rawamerta (Doctoral dissertation, UBP Karawang).
  25. Martin, I. (2019). Analisis Tentang Rendahnya Minat Belajar Peserta Didik Kelas Xi Sma Negeri 5 Pontianak.
  26. Mochamad, N. (2015). Pengembangan Profesi Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Erlangga.
  27. OECD. (2020). OECD/INFE 2020 International Survey of Adult Financial Literacy
  28. Prayitno. (2017). Konseling Profesional yang Berhasil. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.
  29. Putra. (2023). Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning terhadap Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Geografi Kelas XI SMA Al Huda Pekanbaru. Skripsi. Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Pekanbaru.
  30. Rahman, A. (2015). Peranan guru bimbingan dan konseling terhadap pelaksanaan bimbingan belajar di smk negeri 1 loksado. Jurnal mahasiswa BK An-nur: berbeda, bermakna, mulia, 1(3).
  31. Ritonga, R., Tanjung, M. I. Y., Sitompul, S. H., Marbun, M., & Margolang, F. Z. (2025). Dampak Rendahnya Minat Belajar Siswa Terhadap Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(6), 11237-11243.
  32. Sardiman, AM. (2015). Interaksi dan Motivasi belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali.
  33. Sarwono. (2003). Psikologi Remaja. Jakarta: Raja Gravido Persada.
  34. Schleicher. (2015). Education in Indonesia: Rising to the Challenge, vol. 20, no. 15.
  35. Slameto. (2013.) Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
  36. Sudjana, N. (2011). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  37. Sugihartono, dkk, (2007). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: UNY Pers.
  38. Syah, M. (2012). Psikologi Belajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
  39. Uno, Hamzah B. (2012). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.
  40. Usman M.U. (2002) Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
  41. Yusuf, A. M. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Penelitian Gabungan. Jakarta: Prenada Media.
  42. Zola, N., Ifdil, I., Adlya, S. I., Fadli, R. P., Apri, I. Z., & Ardi, L. A. (2024). Pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan konseling online di Kabupaten Solok Selatan. Lentera Negeri, 5(2), 76-81.

How to Cite

Azima, F., Hariko, R., Suri, G. D., & Adlya, S. I. (2026). OVERVIEW OF THE STUDENTS’ LEARNING INTERESTS OF SMA PERTIWI 1 PADANG . Jurnal Konseling Pendidikan Islam, 7(1), 451–461. https://doi.org/10.32806/jkpi.v7i1.1237